Nama saya Firman. Apabila Anda melihat saya hari ini—duduk di kantor lantai dua sambil memeriksa laporan keuangan bisnis seafood paling ramai di Semarang—mungkin Anda sulit percaya dengan latar belakang saya. Lima tahun lalu, seragam saya bukanlah kemeja rapi beratribut pengusaha, melainkan celana k